Home / Technology / Cara Kerja Aplikasi Lacak Virus Corona Buatan Google dan Apple

Cara Kerja Aplikasi Lacak Virus Corona Buatan Google dan Apple

Dua perusahaan teknologi raksasa berkolaborasi melawan virus corona. Ya, Apple dan Google, merancang sebuah sistem aplikasi lacak virus corona, dua seteru abadi ini bersepakat melupakan pertempuran sengit antar mereka dan berkolaborasi untuk menyelamatkan dunia

Apple dan Google berkolaborasi menciptakan aplikasi pelacakan riwayat kontak dan interaksi virus corona Covid-19 berbasis bluetooth. Aplikasi lacak virus corona ini serupa telah dimiliki berbagai negara, termasuk Indonesia dan Singapura.

Di Indonesia, aplikasi ini bernama PeduliLindungi. Aplikasi mampu  mendeteksi pergerakan dari pasien positif kepada orang lain yang menggunakan aplikasi serupa dalam radius 2-5 meter. Aplikasi juga mampu menelusuri riwayat interaksi pasien Covid-19.

Cara Kerja Sistem

Cara kerja sistem ini kurang lebih mirip dengan aplikasi Peduli-Lindungi buatan pemerintah Indonesia dan Trace Together buatan pemerintah Singapura. Dua aplikasi itu nantinya juga bisa memanfaatkan sistem yang dirancang Apple dan Google.

Aplikasi ini membuat ponsel mencatat ponsel lain yang ada di dekatnya. Selama aplikasi berjalan, ponsel akan secara berkala mengeluarkan kode kecil, unik, dan anonim, yang berasal dari ID unik ponsel itu.

Ponsel lain dalam jangkauan bluetooth akan menerima kode itu dan mengingatnya, membuat log kode yang mereka terima dan kapan mereka menerimanya.

Ketika seseorang yang menggunakan aplikasi dinyatakan positif corona, mereka dapat memilih untuk mengirimkan kode ID mereka ke basis data pusat.

Ketika ponsel Anda memeriksa kembali dengan basis data itu, ia menjalankan pemindaian lokal untuk melihat apakah ada kode dalam log yang cocok dengan ID ponsel milik orang terjangkit corona itu dalam basi data. Jika ada kecocokan, Anda mendapatkan peringatan di ponsel yang mengatakan bahwa Anda telah terpapar.

BLE dapat mendaftarkan koneksi sejauh 100 meter, tetapi sangat tergantung pada pengaturan perangkat keras dan kondisi di lapangan. Apakah banyak dinding yang menjadi penghalang sinyal atau tidak.

BACA JUGA  8 Fitur Terbaru Google Assistant di 2020 Yang Canggih

Banyak penggunaan BLE yang paling umum 15 cm. Para insinyur di Apple dan Google yakin bisa meningkatkan jarak tersebut. Sebagai informasi,  aturan jarak fisik (phsyical distancing) biasanya merekomendasikan untuk tinggal sejauh 2 meter.

Untuk segi keamanan data aplikasi ini akan sulit bagi peretas untuk mengakses informasi sensitif dari Bluetooth. Sistem itu sendiri tidak mengidentifikasi Anda secara pribadi dan tidak mencatat lokasi Anda. Sistem baru membuka informasi apabila Anda terjangkit corona atau hendak melaporkan diri ke petugas medis karena pernah melakukan kontak dengan pasien corona.

Peretasan akan sangat sulit, tapi bukan tidak mungkin. Basis data pusat menyimpan semua kode yang dikirim oleh orang positif corona saat melakukan penularan.

Dilansir dari The Verge, peretas memang sangat mungkin mendapatkan kode itu, namun para insinyur di Google dan Apple telah melindungi pengguna dengan memastikan bahwa kode-kode tersebut tidak akan mengidentifikasi langsung seseorang.

Sumber : Dari berbagai sumber

Check Also

Dampak Covid-19, Laba Foxconn Terendah dalam 20 Tahun

Wabah virus Covid-19 yang menyebar sejak awal 2020,banyak dampak Covid-19 yang diberikan kepada dunia termasuk …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *