Home / Technology / Dampak Covid-19, Laba Foxconn Terendah dalam 20 Tahun

Dampak Covid-19, Laba Foxconn Terendah dalam 20 Tahun

Wabah virus Covid-19 yang menyebar sejak awal 2020,banyak dampak Covid-19 yang diberikan kepada dunia termasuk dampak ini menginfeksi hampir semua lini industri. Termasuk industri manufaktur elektronik.

Perusahaan pembuat komponen elektronik, Foxconn, melaporkan laba kuartalan Foxconn akibat dampak covid-19 telah mencapai level terendah dalam 20 tahun pada Q1 2020. Pasalnya, perusahaan terpaksa menghentikan operasi di China akibat pandemi virus corona dan permintaan pelanggan utama seperti Apple rendah.

Dampak Covid-19 Membuat Laba Foxconn Anjlok Sampai 90%

Foxconn melaporkan dampak covid-19 membuat laba bersih sebesar 70,3 juta, anjlok 90 persen tahun ke tahun. Angka tersebut juga yang terendah sejak Q1 2020 dan kurang dari seperempat dari nilai estimasi analisis pasar sebelumnya.

Perusahaan yang dikenal sebagai pabrik perakit ponsel (termasuk iPhone) itu sudah mewanti-wanti para investornya sejak Maret lalu. Saat itu, Foxconn tidak bisa memberikan gambaran jelas bagaimana proyeksi keuntungan mereka di sisa tahun 2020.

Pandemi Covid-19 yang membuat seluruh aktivitas produksi dihentikan dalam waktu tertentu, membuat proyeksi bisnis menjadi buram.

“Mencegah wabah, melanjutkan kerja dan produksi menjadi prioritas kami,” hanya itu yang bisa dipastikan pimpinan Foxconn,

Liu Young-Way pada Maret lalu. Dua bulan berjalan, nyatanya pandemi masih tidak jelas kapan usai. Liu pun mengaku bahwa pandangannya terhadap proyeksi bisnisnya di sisa akhir tahun 2020 masih terbatas.

“Saat ini, tidak ada cara yang bisa saya tawarkan untuk melihat prospek paruh tahun ini,” kata Liu,

Kendati demikian, Foxconn berharap kerugian bisa berkurang pada kuartal berikutnya, seiring beberapa pabrik Foxconn di China yang sudah kembali beroperasi.

Pabrik-pabrik di China memang berhenti beroperasi sejak akhir Januari lalu, ketika negara tersebut memberlakukan lockdown atau karantina wilayah.

BACA JUGA  Tren Teknologi di Tahun 2020

China memang menjadi negara awal yang menerapkan lockdown, karena lebih dulu terjangkit wabah Covid-19, sebelum akhirnya meluas ke berbagai negara.

Kapasitas produksi pabrik Foxconn di China ditaksir mencapai tiga perempat dari total kapasitas. Meski operasional pabrik perlahan pulih, namun permintaan smartphone di dunia belum juga membaik. Hal ini tentu akan berdampak pada turunnya permintaan komponen dari beberapa vendor smartphone langganan Foxconn.

Apple diketahui menjadi salah satu klien terbesar Foxconn. Kabarnya Apple juga menunda perilisan iPhone flagship mereka di tahun ini, karena menurunnya permintaan pasar dan terbatasnya rantai pasokan.

Sumber : Dari berbagai sumber

Check Also

Blokir IMEI di Indonesia Sudah Berlaku, Ponsel BM Tetap Bisa Digunakan

Blokir IMEI di Indonesia, Kemkominfo berencana untuk menggelar rapat evaluasi terkait aturan blokir ponsel ilegal …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *