Thursday , October 29 2020
Home / Info / Jokowi Desak Rapid Test Covid-19, Apa Itu Rapid Test
dw.com

Jokowi Desak Rapid Test Covid-19, Apa Itu Rapid Test

Saat ini pemerintah Indonesia akan melakukan rapid test atau tes cepat secara meneyeluruh. Tes ini bertujuan untuk mendeteksi seseorang yang terinfeksi virus corona.

Rapid test dilakukan untuk medeteksi awal seseorang yang terinfeksi virus corona. Cara ini sudah pernah dilakukan di Korea Selatan dan beberapa negara lainnya.

Hal tersebut ditegaskan Jokowi kala memimpin rapat terbatas dengan topik pembahasan laporan tim Gugus Tugas Covid-19 melalui video conference di Istana Merdeka, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

“Segera lakukan rapid tes. Tes cepat dengan cakupan yang lebih besar agar deteksi dini, kemungkinan awal seorang terpapar Covid-19 bisa kita lakukan,” tegas Jokowi, Kamis (19/3/2002).

Lewat rapid test, korban infeksi dan potensi munculnya “titik panas” COVID-19 bisa terdeteksi lebih dini.

Dengan begitu pasien bisa dengan cepat memasuki masa karantina di fasilitas-fasilitas medis yang sudah disiapkan, atau kalau gejalanya ringan, bisa dikarantina di rumah.

Namun beberapa hal dan prosedur yang harus dilewati untuk dapat melakukan tes virus corona secara cepat ini.

Di negara maju seperti Jerman, ada regulasi yang mengatur prosedurnya.

Juga ketersediaan alat tes, kapasitas laboratorium, jumlah tenaga ahli serta bagaimana penanganan sampel, menjadi faktor penting dalam rapid test.

Penanganan sampel yang keliru bisa menghasilkan diagnosa yang salah pula.

Jokowi juga meminta agar pemeriksaan tersebut bisa diperluas dan diperbanyak di beberapa tempat untuk melakukan rapid test.

Saya minta rapid test terus diperbanyak dan juga diperbanyak di tempat-tempat untuk melakukan tes dan melibatkan rumah sakit baik pemerintah, milik BUMN, pemerintah daerah, rumah sakit milik TNI, Polri, dan swasta yang mendapatkan rekomendasi Kementerian Kesehatan,” jelasnya.

Rapid test merupakan salah satu tes untuk mendeteksi secara cepat SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan Covid-19.

BACA JUGA  Kеnара Nаtаl Dirayakan раdа 25 Desember ? Ini Kata Sains

Berbeda dengan metode selama ini yang menggunakan real time polymerase chain reaction (RT-PCR) yang mengambil usapan lendir dari hidung atau tenggorokan, tes ini akan dilakukan dengan mengambil sampel darah pasien positif Covid-19.

Keuntungan dari melakukan cara ini adalah saat pemeriksaan tidak membutuhkan sarana laboratorium pada bio-security level dua.

Jadi pemeriksaan bisa digunakan di hampir semua laboratorium kesehatan yang ada di semua rumah sakit di seluruh Indonesia.

sumber : Dari Berbagai Sumber

Check Also

Inilah Manfaat Madu Bagi Kesehatan Tubuh

Sеjаk lаmа, Madu tеlаh dіgunаkаn ѕеbаgаі bаgіаn dari bеrbаgаі pengobatan trаdіѕіоnаl. Nаmun, bаgаіmаnа manfaat mаdu …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *