Home / Info / Polemik Ruang Guru Dan Kartu Prakerja, Adamas Belva Mundur Dari Jabatan Stafsus Jokowi

Polemik Ruang Guru Dan Kartu Prakerja, Adamas Belva Mundur Dari Jabatan Stafsus Jokowi

CEO Ruangguru Adamas Belva Syah Devara remi mengundurkan diri sebagai Staf Khusus Presiden Jokowi pada selasa (21/4). Ia menyampaikan pengunduran dirinya melalui surat terbuka dan postingannya di instagram pribadinya.

Pengunduran diri ini berawal dari polemik Kartu Prakerja yang digagas pemerintah. Kartu Prakerja merupakan program Presiden Joko Widodo yang bertujuan memberikan pelatihan dengan biaya yang ditanggung negara.

Namun sejak pandemi virus corona (covid-19), pelatihan yang semula dilakukan langsung atau offline dijalankan dengan sistem online. Ruangguru diketahui menjadi salah satu dari delapan perusahaan rintisan (start-up) yang menjadi mitra prakerja tersebut.

Selain Ruangguru, ada 7 perusahaan mitra lain yang ditunjuk pemerintah untuk menjadi penyelenggara pelatihan online Kartu Prakerja untuk tahun ini di antaranya Tokopedia, Bukalapak, MauBelajarApa, HarukaEdu, PijarMahir, Sekolah.mu dan Sisnaker.

Pasalnya pemilihan semua platform online ini tidak dilakukan secara tender oleh pemerintah. Sehingga publik menganggap hal tersebut janggal. Banyak yang tidak setuju atas keputusan pemerintah. Terutama tudingan yang ditunjukan kepada Adamas Belva yang merupakan CEO Ruangguru sekaligus menjadi stafsus Presiden Jokowi.

Rachland Nasidik (Pendiri Perhimpunan Pendidikan Demokrasi) menilai pemerintah tak transparan menentukan delapan start-up yang menjadi mitra prakerja. Terlebih salah satunya terdapat Skill Academy by Ruangguru milik Belva yang menjadi penyedia pelatihan online. Skill Academy merupakan salah satu produk milik Ruangguru yang berisi materi-materi peningkatan kemampuan profesional.

Politikus Demokrat ini menduga ada konflik kepentingan dalam penunjukan Ruangguru, mengingat posisi Belva yang juga menjabat sebagai stafsus.

Namun tak lama setelah tudingan tersebut, Belva mengklarifikasi melalui akun Twitter pribadinya. Ia juga membalas langsung cuitan di akun Twitter Rachlan yang menudingnya memiliki konflik kepentingan.

Dalam kicauannya, Belva menyatakan bahwa sejak awal tak pernah mengikuti proses pengambilan keputusan apapun dalam program prakerja. Menurutnya, proses penunjukan mitra itu dilakukan oleh Kemenko Perekonomian dan Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja.

BACA JUGA  Olahraga Virtual Jadi Trend Baru Di Tengah Wabah Covid-19

Karena tak ingin pelemik Runagguru ini berkepanjangan Belva pun akhirnya mengirimkan surat pengunduran diri sebagai stafsus yang disampaikan langsung ke Jokowi pada 17 April 2020.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung membenarkan pengunduran diri Belva dari jabatannya sebagai Staf Khusus Presiden. Menurut Pramono, Jokowi telah menerima pengunduran diri Belva.

“Presiden Joko Widodo memahami alasan pengunduran dirinya itu,” kata Pramono.

Pramono mengatakan, Jokowi sejak awal mengajak Belva bergabung dalam pemerintahan karena ingin ada anak-anak muda yang bisa berkontribusi dengan gagasan-gagasan inovatif dan kreatif. Selain itu, Jokowi ingin memberikan ruang belajar bagi anak-anak muda terkait tata kelola pemerintahan.

Disisi lain, Direktur Komunikasi Manajemen Pelaksana Prakerja, Panji Winanteya Ruky, menjelaskan kalau pemilihan perusahaan penyelenggara pelatihan sebenarnya terbuka. Namun dia mengklaim, saat ini baru delapan perusahaan yang saat ini dinilai cukup siap menyediakan pelatihan.

“Kerja sama ini sifatnya terbuka. Tidak ada penunjukan atau pengarahan. Namun kerja sama bagi platform digital yang bisa dan mau memenuhi syaratnya. Kami pun masih mengevaluasi kinerja platform. Ke depannya kami akan menambah mitra begitu program ini berhasil melayani masyarakat di tahap awal,” jelas Panji dalam keterangannya seperti dikutip Rabu (22/4/2020).

Sumber : Dari Berbagai Sumber

Check Also

Kecelakaan Helikopter, Kadispenad Ungkap Kronologi Jatuhnya

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen Nefra Firdaus ungkap kronologi kecelakaan Helikopter MI-17 milik TNI …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *