Wednesday , October 28 2020
Home / Technology / Robot untuk Tes Virus Corona di Spanyol dapat Melayani 80 Ribu Orang

Robot untuk Tes Virus Corona di Spanyol dapat Melayani 80 Ribu Orang

Spanyol juga terkena imbas virus corona, bahkan negara ini memiliki penyebaran infeksi virus corona terbanyak keempat di dunia. Hal ini membuat Spanyol mendatangkan robot untuk tes virus corona secara massal.

Spanyol adalah negara kedua di Eropa yang paling parah terkena dampak virus corona. Negara pertama adalah Italia. Kota Madrid menjadi area terparah yang terkena virus di Spanyol, dengan angka kematian mencapai 60 persen.

Pemerintah Spanyol meyakini penggunaan robot akan meningkatkan jumlah masyarakat yang di tes virus corona per hari. Saat ini jumlah masyarakat yang dites untuk COVID-19 mencapai 15 ribu hingga 20 ribu per hari. Dengan penggunaan robot ini diharapkan bisa membantu mengendalikan penyebaran patogen mematikan tersebut.

Robot tersebut bisa melakukan tes kepada  80.000 orang dalam setiap harinya.

Raquel Yotti merupakan kepala kesehatan di University Carloss III de Madrid mengatakan kalau rencana untuk menjalankan robot tersebut sudah berjalan.

“Rencananya adalah melakukan tes corona dengan menggunakan robot yang memang telah dirancang untuk itu, dan Spanyol telah mendukung untuk membeli robot tersebut,” kata Yotti.

“Robot ini akan membuat kita bisa melakukan tes corona sebanyak 80.000 per hari,” lanjutnya.

Dilakukannya kebijakan ini, karena wabah virus corona bisa saja semakin parah di Spanyol. Hal ini diungkapkan oleh  Perdana Menteri Pedro Sanchez.

“Kami belum menerima dampak dari gelombang terkuat dan yang paling merusak, yang juga akan menguji kemampuan material dan moral kita hingga batasnya, serta semangat kita sebagai masyarakat,” pungkas Sanchez.

Pandemi COVID-19 telah membuat kewalahan pelayanan kesehatan negara itu. Pemerintah Kota Madrid, yang merupakan pusat penyebaran COVID-19 di Spanyol, baru-baru ini mengumumkan jika mereka sekarang akan menggunakan hotel sebagai rumah sakit darurat.

BACA JUGA  Bahaya ! Deepfake Tertanam di Aplikasi TikTok ?

Diperkirakan pihak berwenang juga akan mengambil sejumlah langkah lain di seluruh negeri untuk mengurangi dampak keuangan dari pandemi COVID-19.

Hal ini juga akan mencakup paket bantuan untuk industri pariwisata dan transportasi serta menjamin hingga 100 miliar euro (£ 92,3 miliar) pinjaman untuk membantu bank membebaskan kredit untuk perusahaan kecil.

Sumber : Dari berbagai sumber

Check Also

Dampak Covid-19, Laba Foxconn Terendah dalam 20 Tahun

Wabah virus Covid-19 yang menyebar sejak awal 2020,banyak dampak Covid-19 yang diberikan kepada dunia termasuk …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *