Thursday , October 29 2020
Home / Travel / Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Akhirnya Dapat Insentif Fiskal

Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Akhirnya Dapat Insentif Fiskal

Kabar Gembira untuk sektor pariwisata dan ekonomi. Pemerintah melalui Kementerian Keuangan memberikan keputusan yang memperluas sektor usaha penerima berbagai Insentif Fiskal untuk menekan dampak COVID-19, diharapkan memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio mengatakan, pariwisata dan ekonomi kreatif merupakan salah satu sektor yang paling terdampak dari virus COVID-19.

Sehingga keputusan perluasan insentif pajak bagi 11 sektor lain di luar manufaktur, diharapkan dapat menjaga keberlangsungan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di tengah tekanan dari dampak COVID-19.

“Keputusan perluasan insentif pajak ini tentunya sesuai dengan harapan kita bersama,”kata Wishnutama, Kamis (16/4/2020).

“Bahwa industri di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif turut mendapatkan insentif pajak yang akan mempermudah industri dalam menghadapi dampak dari COVID-19 ini,” lanjut Wishnutama.

Ia juga mengatakan sejak kemunculan pandemi Covid-19, Kemenparekraf menyadari bahwa kondisi tersebut akan memberikan pengaruh besar terhadap industri pariwisata.

Lanjutnya, Kemenparekraf segera merancang berbagai strategi untuk dapat membantu menjaga industri pariwisata dan ekonomi kreatif.

Adapun tiga tahapan yang digarap Kemenparekraf untuk menanggulangi dampak Covid-19 ini di antaranya tahapan tanggap darurat, pemulihan (recovery), dan normalisasi.

Pada masa tanggap darurat, Kemenparekraf berfokus dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Hal ini termasuk berkoordinasi dengan Kementerian atau lembaga terkait agar para pelaku parekraf bisa menerima insentif untuk meringankan beban dan biaya operasional.

“Berbagai usulan terus kami sampaikan kepada Kementerian/Lembaga lain sehingga ada sinergi yang baik untuk meminimalkan dampak Covid-19 terhadap sektor pariwisata,” ujar Wishnutama.

Ia pun mengajak pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) untuk saling membantu, dalam menghadapi kondisi ini.

Kata dia, saat ini Kemenparekraf juga telah membuka jalur pengaduan dan pelaporan melalui call center dan website untuk melaporkan kondisi di sektor parekraf.

BACA JUGA  Inilah 5 Tempat Di Australia Yang Cocok Untuk Pencinta Alam

Selain itu, Kemenparekraf juga telah membentuk Pusat Krisis Teintegrasi. Sebelumnya pada Selasa (14/4/2020) malam, Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam pernyataannya di Jakarta mengatakan pemerintah memutuskan memperluas insentif perpajakan.

Ada tiga tahapan yang dilakukan Kemenparekraf/Baparekraf untuk merespons dampak COVID-19. Yaitu tanggap darurat, pemulihan (recovery), dan normalisasi. Di tahap tanggap darurat ini, Kemenparekraf/Baparekraf fokus dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19 serta langkah-langkah untuk mendukung industri atau pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia.

Termasuk berkoordinasi dengan Kementerian/Lembaga terkait agar para pelaku parekraf bisa menerima insentif. Sehingga dapat meringankan beban dan biaya operasional para pelaku usaha sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, yang arahnya kemudian dapat mengurangi kemungkinan PHK karyawan di sektor tersebut.

“Berbagai usulan terus kami sampaikan kepada Kementerian/Lembaga lain sehingga ada sinergi yang baik untuk meminimalkan dampak COVID-19 terhadap sektor parekraf,” jelas Menparekraf.

Menparekraf mengajak para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif untuk saling membantu, dalam menghadapi kondisi yang tidak mudah ini.

“Kemenparekraf juga saat ini telah membuka jalur pengaduan dan pelaporan melalui call center dan website untuk melaporkan kondisi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dan membentuk Pusat Krisis Terintegrasi,” kata Menparekraf.

Sumber : Dari berbagai sumber

Check Also

Tempat Wisata Yang Wajib Kamu Kunjungi Saat Ke Thailand

Thailand merupakan salah satu tujuan para traveller. Karena Thailand banyak menyimpan objek-objek wisata yang sangat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *