Tuesday , September 29 2020
Home / Travel / Sektor Pariwisata, Presiden Joko Widodo: Jangan Buru-buru di Buka

Sektor Pariwisata, Presiden Joko Widodo: Jangan Buru-buru di Buka

Presiden Joko Widodo mengingatkan agar pengelola destinasi sektor wisata tak perlu berburu-buru membukanya kembali layanan mereka di tengah pandemi Covid-19 dan di New Normal. Berikut ulasan yang dirangkum dari berbagai sumber oleh Kitaberkata.com:

Dalam rapat terbatas melalui konferensi video dengan topik ‘Tatanan Normal Baru di Sektor Pariwisata yang Produktif dan Aman Covid-19’ dari Istana Merdeka Jakarta, Kamis 28 Mei 2020, Presiden Joko Widodo mengatakan lebih penting untuk memahami tahapan-tahap dan mematuhi standar baru yang disusun bagi sektor pariwisata dalam menghadapi fase new normal.

“Mengenai waktunya kapan ini betul-betul, tolong tidak usah tergesa-gesa. Tetapi tahapan-tahapan yang tadi saya sampaikan dilalui dan dikontrol dengan baik,” ujar Jokowi.

Menurut dia, pengawasan dalam penerapan kebijakan new normal di sektor pariwisata sangat penting sebelum destinasi wisata itu kembali beroperasi.

Jokowi pun mensyaratkan sektor pariwisata dapat beroperasi di suatu daerah bila R0 (basic reproductive number, R-naugt) atau potensi penularan Covid-19 tercatat di bawah 1.

“Saya minta diidentifikasi daerah-daerah tujuan destinasi wisata yang memiliki R0 di bawah 1, Rt (R effective)-nya di bawah 1, sehingga betul-betul secara bertahap kita bisa membuka sektor pariwisata tetapi sekaligus dengan pengendalian protokol yang ketat,” ujar Jokowi.

Presiden Joko Widodo juga menyampaikan agar pelaku usaha pariwisata melakukan inovasi dan perbaikan sehingga cepat beradaptasi dengan perubahan tren yang terjadi di dunia pariwisata global. Fokus turis yang disasar, menurut Jokowi, sebaiknya wisatawan domestik lebih dulu dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Pemerintah berencana menerapkan tatanan new normal di empat provinsi dan 25 kabupaten/kota agar masyarakat kembali produktif namun tetap aman dari Covid-19. Fase new normal ini merupakan kondisi di mana masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa, namun tetap mematuhi protokol kesehatan. Empat provinsi itu adalah DKI Jakarta, Jawa Barat (khususnya Bekasi), Sumatera Barat, dan Gorontalo.

BACA JUGA  Destinasi Populer Ranu Gumbolo yang Terdapat di Tulungagung, Jawa Timur

Adapun 25 kabupaten/kota yang bakal lebih dulu menerapkan new normal adalah:

  1. Kota Pekanbaru
  2. Kota Dumai
  3. Kabupaten Kampar
  4. Kabupaten Pelalawan
  5. Kabupaten Siak
  6. Kabupaten Bengkalis
  7. Kota Palembang
  8. Kota Prabumulih
  9. Kota Tangerang
  10. Kota Tangerang Selatan
  11. Kabupaten Tangerang
  12. Kota Tegal
  13. Kota Surabaya
  14. Kota Malang
  15. Kota Batu
  16. Kabupaten Sidoarjo
  17. Kabupaten Gresik
  18. Kabupaten Malang
  19. Kota Palangkaraya
  20. Kota Tarakan
  21. Kota Banjarmasin
  22. Kota Banjar Baru
  23. Kabupaten Banjar
  24. Kabupaten Barito Kuala
  25. Kabupaten Buol

Presiden Joko Widodo memerintahkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio untuk menyiapkan program promosi pariwisata dalam negeri yang aman dari Covid-19. Termasuk kampanye promosi produk lokal dengan atraksi wisata yang aman.

“Tapi sekali lagi, tolong di lapangan diikuti dengan ketat sebelum membuka (destinasi wisata). Sehingga wisatawan, baik domestik maupun luar dapat berwisata dengan aman dan masyarakat bisa produktif,” kata Presiden Joko Widodo.

Sumber : Dari berbagai sumber

Check Also

5 Pantai Tersembunyi Di Bali

Tak dapat dipungkiri, раntаі merupakan аѕеt tеrbаіk Pulau Dewata. Bukаn сumа jаdі andalan resort mеwаh …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *