Saturday , October 31 2020
Home / Style / Sepatu Lokal Yang Terus Bersinar
sepatukodachi.com

Sepatu Lokal Yang Terus Bersinar

Hi guys! Sepatu lokal memang tiada henti hentinya pada saat ini. Banyak orang yang suka menggunakan sepatu lokal karena harganya murah dan pas untuk anak mahasiswa dan sekolahan. Tetapi sepatu lokal mulai sedikit langka karena permintaan lebih banyak dari produksi. Seperti Sepatu Compass , Poison Street, Ventela, dll.

Kali ini Kitaberkata akan sharing sedikit tentang sepatu lokal yang bertahan dari dulu dan tetap dicari oleh orang-orang, apa itu? Simak penjelasannya.

  1. Warrior
Sepatu Warior (mainbasket.com)

Star. Apalagi keduanya sama-sama memiliki peran tersendiri bagi pendidikan Indonesia. Masih terasa hangat diingatan ketika guru konseling tidak akan segan melakukan razia pada sepatu siswa selain dari jenis Warrior. Namun popularitas Warrior dan Converse berada pada rentan waktu yang berbeda. Kawula muda era 1960 hingga 1980 lebih dekat dengan Warrior. Sedangkan anak gaul di awal milenium hingga kini begitu percaya diri ketika mengenakan Converse. Padahal Warrior sudah ada sejak tahun 1930 ketika perusahaan Shanghai Huayi asal Tiongkok memproduksinya untuk keperluan olahraga. Perbedaan keduanya sangat jelas karena Warrior memiliki keunggulan ekonomis. Dulu harganya sekitar Rp35.000 namun sekarang berkisar antara Rp125.000 hingga Rp185.000. Kini Warrior kembali dicari para pemburu sepatu untuk sekadar bernostalgia. Menurut pantauan AyoBandung keberadaan Warrior dapat dijumpai pada beberapa toko sepatu klasik seperti di Cibadak, Sukajadi, Kosambi, dan Dalem Kaum. Namun beberapa online shop juga sudah mulai menjual kembali Warrior.

2. Dragonfly

Sepatu Dragonfly (shopee.co.id)

Three Stripes tapi bukan Adidas. Itulah Dragonfly. Putih cemerlang dengan tiga garis berwarna biru dan merah menjadi padanan elegan bernuansa klasik. Dragonfly lebih dikenal dengan nama sepatu capung. Biasa digunakan saat pelajaran pendidikan jasmani kesehatan atau penjaskes di sekolah. Sepatu yang tenar pada tahun 1980 tersebut begitu serasi bila dipadupadankan dengan celana training klasik super pendek, ikat kepala, dan raket badminton. Mengingatkan kembali pada Clubeighthies. Kini Dragonfly kembali menjadi incaran kawula muda milenia. Harganya tidak seperti dulu yang hanya bernilai Rp15.000. Menurut pantauan AyoBandung, kini beberapa online shop dan toko sepatu klasik menjualnya dengan kisaran harga antara Rp35.000 hingga Rp160.000. Fashionista Bandung dapat mendapatkannya di beberapa toko sepatu di Cibadak dan Dalem Kaum.

BACA JUGA  Inilah Style Pria Yang Di Sukai Para Wanita

3. Kodachi

Sepatu Kodachi (sepatukodachi.com)

Bentuk sepatu Kodachi mirip dengan Dragonfly namun memiliki performa fisik yang lebih kuat karena ada penambahan busa pada bagian bawah tumit kaki. Awalnya Kodachi diproduksi di Jepang sekitar tahun 1980. Namun lambat laun ketenaran Kodachi tergeser brand terkenal asal Eropa dan Amerika sekitar tahun 1990. Sejak itu, salah satu produsen sepatu asal Indonesia mengambil alih proses produksi hingga kegiatan pemasaran Kodachi. Tidak berubah karena nyatanya hingga kini Kodachi masih tetap mempertahankan desain klasik dengan fleksibilitas tinggi. Biasanya dimana ada Dragonfly maka di sana juga ada Kodachi. Kini harga Kodachi berkisar antara Rp45.000 hingga Rp165.000.

Sumber : Dari berbagai Sumber

Check Also

Inilah 5 Rеkоmеndаѕі Kеmеjа Wаnіtа Tеrbаіk untuk kе Kаmрuѕ

Kеmеjа mеruраkаn fаѕhіоn item уаng popularitasnya tаk lekang оlеh wаktu. Pakaian atasan dengan kеrаh dаn …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *