Wednesday , October 28 2020
Home / Otomotif / Si “Raja Diesel” Isuzu Panther Berhenti Diproduksi
carmudi.co.id

Si “Raja Diesel” Isuzu Panther Berhenti Diproduksi

Hi guys! Pada tau si Raja Diesel gak nih? kabarnya bahwa informasi mengenai PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) menghentikan produksi Panther di Indonesia sedang hangat dibicarakan di media sosial.

Berdasarkan foto yang beredar, tampak seorang pekerja memegang sebuah papan yang bertuliskan ‘Isuzu Panther terakhir keluar delivery, good bye, kwalitasmu tetap kujamin‘.

Setelah lebih dari 20 tahun mengaspal, akhirnya PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) berencana menghentikan produksi Isuzu Panther di Indonesia.

Tak bisa dipungkiri, Isuzu Panther memiliki sejarah panjang di Indonesia. Kendaraan berjenis Multi Purpose Vehicle (MPV) ini sempat merajai pasar kendaraan tujuh penumpang berbahan bakar diesel. Mobil ini juga dikenal sangat tangguh dan irit konsumsi BBM.

Pada era 90-an mungkin Anda masih ingat Pak Made tokoh di iklan TV Isuzu Panther. Ia mengklaim  saking irit konsumsi solarnya, cuma butuh Rp 44 ribu jika ingin mudik ke Bali dari Jakarta dengan menggunakan mobil ini. 

Isuzu Panther sendiri pertama kali dijual di Indonesia sejak 1991. Dengan model kotak proporsional yang khas, MPV ini mengusung mesin diesel 2200cc OHV indirect injection. Dan selang beberapa tahun, muncul mesin dengan sistem direct injection.

Setelah itu, standar emisi Euro IV untuk kendaraan roda empat berbahan bakal diesel akan berlaku mulai 7 April 2021.

BACA JUGA  Royal Enfield 250 Dijual Seharga 20 Jutaan

Kebijakan tersebut tertulis dalam Peraturan Menteri LHK Nomor P.20 Tahun 2017 tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Roda Empat atau Lebih Tipe Baru Kategori M, N, dan O.

“Bagi kami Panther akan terbentur regulasi Euro IV,” ucap Attias Asril Genereal Manager Marketing Isuzu Astra Indonesia.

“Mesin Panther tidak akan comply dengan standar yang akan berlaku, jadi kami berfikir implementasi Euro IV sebagai momen yang menentukan,” imbuhnya.

Apalagi penjualan mobil ini terus mengalami penurunan. Di 2018 distribusinya berada di kisaran 950 unit.  Sedangkan tahun lalu hanya mampu menjual 763 unit.

“Perkembangan pasar otomotif di indonesia berubah, segmen multi purpose vehicle (MPV) cenderung mengalami penurunan dan beralih ke sport utility vehicle (SUV), kami punya Isuzu MU-X di SUV,” jelasnya.

Dengan dihentikannya produksi Raja Diesel ini, Attias mengaku akan fokus pada SUV terlebih dahulu. Soal pengganti Panther, IAMI nampaknya masih enggan terburu-buru.

“Jadi realistis aja, kami punya MU-X, jadi kami akan dorong itu, soal pengganti Panther rasanya juga terlalu berat,” tutupnya.

Tetapi yang menjadi perhatian adalah Isuzu Panther salah satu mobil yang sangat kuat digunakan dimana saja. Salah satu kejadian saat banjir Jakarta, sekeluarga selamat dari banjir yang kedalamannya hampir 1 meter.

View this post on Instagram

panther mah bisa apah

A post shared by Isuzu Panther Indonesia (@isuzupanther.id) on

So apakah mobil ini jadi mobil favorit kalian?

Sumber : Dari berbagai sumber

Check Also

Inilah 4 Aliran Motor Costum Yang Keren Abis

Motor costum adalah motor yang tidak pernah termakan zaman. Karena motor ini selalu menarik untuk …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *